MANADO- Ratusan tokoh agama di Kota Manado diberi tugas besar dan menantang dari Wali Kota Manado Andrei Angouw (AA).
Ada banyak yang disampaikan AA kepada para pimpinan rumah ibadah saat acara tatap muka yang diadakan BKSUA Manado dan Kesra Pemkot Manado pada Rabu (20/07-2022) di ruang Ruang Serbaguna Kantor Wali Kota Manado.
Tokoh agama, termasuk pendeta dan imam di masing masing tempat harus berperan sebagai penengah dan penyejuk suasana kata AA.
“Terima kasih selama ini tokoh-tokoh masyarakat dan agama sudah berkontribusi terhadap pelaksanaan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan di Kota Manado,”puji AA
Acara dipandu Ketua BKSUA Kota Manado Pdt. Judi Tunari M.Theol dan Kabag Kesra Drs. Otniel Tewal M.Si. Pdt Judi membacakan laporan singkat kegiatan.
Kemudian lanjut Wali Kota, peran tokoh-tokoh masyarakat dan agama sangat penting untuk membentuk moral masyarakat itu baik.
Jika masyarakat patuh hukum dan menjaga ketertiban, maka roda ekonomi berjalan baik. Dampaknya akan memperbaiki kesejahteraan masyarakat.
“Jadi kita harus berusaha agar ekonomi jalan. Ekonomi jalan harus didukung dengan keadaan dan situasi kota yang aman, nyaman dan kondusif. Butuh peran tokoh agama untuk bersama menjaga kondusifitas ini,”urai Wali kota.
Setelah itu masalah kamtibmas di Kota Manado, BKSAUA dan para pimpinan di kampung supaya bisa diidentifikasi situasi di tengah masyarakat. “Hal ini perlu data dan sangat berharap mendapat bantuan dari tokoh agama melihat situasinya dilapangan,” tegasnya.
Jadi bagi Wali kota pemetaan di lapangan sangat penting supaya kita semua memiliki data yang benar.
Wali kota juga menyampaikan beberapa program yang sedang dilakukan untuk mendapat dukungan tokoh-tokoh agama. Di antaranya program imunisasi, vaksin booster, masalah alkoholik, soal tato dan tindik remaja dan lain-lain yang perlu campur tangan tokoh agama supaya disampaikan di rumah-rumah ibadah atau pertemuan keagamaan.
Hal urgen lainnya yang disampaikan Walikota adalah soal sampah yang masih banyak masyarakat membuangnya sembarangan. Tanpa sadar warga sudah membuang sampah sembarangan.
“Saya ada pengalaman menarik soal ada yang membuang sampah sembarangan terjadi di depan pa kita waktu turun lapangan,”sindir AA.
Hal lain yang disinggung adalah Knalpot bising baik mobil maupun motor yang sangat mengganggu aktifitas masyarakat.
Bendahara PDIP Sulut juga menyampaikam etos kerja masyarakat serta fenomena hutang ditengah kehidupan sosial masyarakat. Walikota mengatakan bahwa keadaan ini harus dimininalisir sebab akan berdampak kurang baik dalam kehidupan sosial masyarakat.
Wali kota juga menguraikan soal inflasi yang berbahaya dan sangat menyulitkan masyarakat bahkan memiskinkan. Situasi ini harus ditekan lewat bagaimana mengatur keuangan kita dengan baik.
Wali kota juga mendorong agar lewat tokoh agama dapat memanfaatkan bunga-bunga hidup untuk dipakai dalam kegiatan dan acara-acara keagamaan dan kemasyatakatan.(cindy)















