MANADO- Hari Anti Korupsi (HAK) sedunia diperingati serentak di Indonesia, Kamis (9/12). Presiden Joko Widodo memimpin langsung peringatan HAK dari Gedung KPK RI.
Upacara via zoom meeting diikuti juga Wali Kota Manado Andrei Angouw. mengikuti zoom meeting bersama Presiden Jokowi.
AA ditemani Sekkot Manado Micler CS Lakat dan Inspektorat Manado Atto Bulo.
Kegiatan HAK mengambil tema ” Satu Padu Membangun Budaya Antikoprupsi”.
Ketua KPK Firli Bahuri menyampaikan esensi peringatan hari anti korupsi sedunia termasuk apa saja yang sudah dilakukan KPK dalam rangka pemberantasan Korupsi. Ikut disampaikan juga tentang besaran uang negara yang bisa diselamatkan pada tahun 2021 sebesar Rp27 T dan bisa menyelamatkan potensi kerugian negara sebasar 46 Rptriliun
Selesai sambutan dan laporan Ketua KPK acara dilanjutkan dengan pemutaran video sehubungan dengan kegiatan pemberantasan Korupsi di Indonesia.
Ketika menyampaikan pidatonya, Presiden menyampaikan bahwa kasus korupsi merupakan kejadian yang luar biasa sehingga harus ditangani secara luar biasa juga.
Presiden menyampaikan beberapa kasus besar yang sedang ditangani dan bisa mengembalian kerugian negara sebesar trilyunan rupiah. Presiden mencontohkan beberapa kasus besar yang sedang ditangani seperti; kasus jiwasraya, kasus Asbri, kasus BLBI dan kasus besar lainnya.
“Metode pemberantasan korupsi harus terus diperbaiki dan terus kita sempurnakan,” kata Presiden.
“Upaya-upaya fundamental dan komprehensif terus dilakukan supaya bukan hanya memberikan efek jera tapi juga bisa menyelamatkan uang negara,” tambah Presiden.
Acara ini dihadiri para menteri kabinet, pimpinan KPK dan Pejabat struktural KPK, para Gubernur Wakil Gubernur dan Bupati Wakil Bupati serta Wali kota dan Wakil Wali kota seluruh Indonesia.(cw01)















