MANADO–Rektor Unsrat Prof Dr Ellen Kumaat,MSc,DEA membuka secara resmi pembukaan dies Fakultas Pertanian (Faperta) ke 61 secara daring.
Dies Faperta tahun ini mengambil thema
” Berkolaborasi Meningkatkan Relevansi”.


Acara dilaksanakan secara daring dengan menggunakan Zoom Unsrat diikuti 600-an peserta yang terdiri dari dosen, pegawai,mahasiswa,para alumni, instansi yang bermitra kerja dengan Faperta.
Dibuka dengan doa leh Pdt Jemmy Matheos, MTh, maka dimulailah pembukaan dies natalis Faperta ke 61 yang dilaksanakan secara daring Rabu (31/3) kemarin.
Rektor Unsrat Prof. Dr. Ellen Joan Kumaat, MSc, DEA dalam sambutannya menekankan pentingnya Fakultas Pertanian semakin meningkatkan Akreditasi 8 Prodi yang ada. Tahun ini sudah ada 1 Prodi terakreditasi A, yaitu Prodi Teknik Pertanian. “Saya berharap akan semakin banyak yang terakreditasi A. Sangat kuat peran Fakultas Pertanian ke depan, saya menantang Fakultas Pertanian dapat bergerak cepat dengan Kerjasama sivitas akademika dengan nilai-nilai luhur Sam Ratulangi, Si tou timou tumou tou. Manusia hidup untuk menghidupkan orang lain,”jelas Kumaat.
Ketua Panitia Dies Natalis Faperta Unsrat ke 62 Ir. Dedie Tooy, MSi, PhD, melaporkan tentang kegiatan yang dilakukan sepanjang dies di tahun 2021. Diantaranya seminar nasional, webinar series yang membahas tentang persoalan dan masukan Fakultas Pertanian dengan beberapa narasumber lokal dan nasional berdasarkan kompetensi yang ada.
Selanjutnya ada pengabdian masyarakat di beberapa desa di Sulawesi Utara, yang nantinya akan menjadi desa binaan Fakultas Pertanian Unsrat, dan akan dilanjutkan dengan perjanjian kesepakatan bersama. Berikut acara puncak Dies, anjang sana, ziarah, lomba2 kreativitas mahasiswa dan pameran secara virtual. ” Salah satu yang penting adalah acara reuni dengan tujuan mengakrabkan para alumni Fakultas Pertanian yang telah berkecimpung di banyak institusi,”terang Tooy yang adalah Ketua Jurusan Teknologi Pertanian Dedie Tooy,MS,PHd.
Sementara Dekan Fakultas PErtanian Prof. Ir. Robert Molenaar, MS, PhD menjelaskan yang sangat antusias membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah, industri, petani dan beberapa institusi lainnya. “Saya berharap apa yang sudah dihasilkan dalam acara dies tahun ini akan berdampak langsung pada pembangunan daerah dan nasional. Faperta telah berkembang saat ini berkat dukungan dan kerjasama civitas akademika Fakultas, para alumni dan stake holders,”tukas Moleanar.
Dia menambahkan relevansi Fakultas Pertanian dalam kaitannya dengan kebutuhan masyarakat menjadi perhatian Molenaar. “Saya mencanangkan tahun ini menjadi tahun peningkatan kolaborasi dengan keluaran yang bermanfaat dan semakin berdampak buat daerah dan bangsa Indonesia di bidang Pertanian,”jelasnya sembari membuka kesempatan di berbagai sisi untuk terus berkolaborasi didukung kuat oleh para wakil dekan, Ketua Jurusan, Ketua Prodi dan Ketua Laboratorium serta segenap Mahasiswa Fakultas Pertanian yang ada.(tra)










