MANADO- Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan merayakan 103 tahun berkiprah untuk masyarakat.
Dinas Damkar Kota Manado ikut memeringati dengan menggelar demonstrasi usai apel Peringatan HUT ke 103 Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan di Lapangan Sparta Tikala, Jumat (11/03/2022).
Wakil Wali Kota Manado (Wawali) dr Richard Sualang memimpin apel peringatan HUT ke 103.
Wawali secara simbolis menyerahkan tropi dan piagam penghargaan bagi petugas pemadam kebakaran sebagai juara 2 lomba Mini Challenge High Angle Rescue Technique yang dilaksanakan oleh Basarnas dalam rangka HUT Basarnas.
Piagam diterima Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Manado, Supryatna S.Sos.
Dalam amanatnya, Sualang menyampaikan pemadam kebakaran hadir dari kesadaran tentang pentingnya upaya penyelamatan jiwa manusia, fasilitas umum dan property masyarakat, manakala terjadi peristiwa kebakaran atau juga bencana lainnya.
“Berpijak dari hal ini, selama 103 tahun sejak 1919, pemadam kebakaran telah menorehkan tinta emas dalam keberadaannya melayani rakyat. Pencapaian tersebut diraih bahkan ketika pemadam kebakaran masih dilingkupi keterbatasan tenaga, biaya dan peralatan untuk memenuhi tugas kerjanya,” ucap Sualang.
Untuk itu lanjut Sualang, Kementerian Dalam Negeri memasukkan pemadam kebakaran sebagai urusan wajib yang berkaitan dengan pelayanan dasar.
“Dalam konteks Pemerintah Kota Manado, urusan wajib tersebut tentu mendapatkan prioritas dalam penyelenggaraan dan pendanaan APBD. Tujuannya supaya pemadam kebakaran dalam hal ini Dinas Pemadam Kebakaran lebih optimal bekerja, ditunjang dengan sumber daya manusia beserta peralatan dan fasilitas kerja yang memadai,” lanjutnya.
Apel kemudian diakhiri dengan pertunjukan simulasi pemadaman dan penyelamatan hewan liar oleh Dinas Pemadam Kebakaran Kota Manado, disaksikan Wawali, Sekretaris Daerah Kota Micler Lackat, para asisten dan pejabat Eselon II serta tamu undangan yang hadir diantaranya; Danpomal, Kepala Basarnas, perwakilan Brimob dan Tagana.(hm)














