Kunci GMIM, OD CEP Adu Rayu GSVL, Dikabarkan Sudah Kirim Juru Lobi , Golkar PDIP Sama-sama Membantah


Harimanado.com MANADO- Skenario hebat diduga sedang dirancang think tang pasangan calon (paslon) gubernur Sulut,Berhembus isu, Wali Kota Manado GS Vicky Lumentut (GSVL) sedang didekati tim pemenangan paslon gubernur dan wakil gubernur Sulut Olly Dondokambey-Steven Kandouw.Juru lobi ODSK sedang mematangkan deal dengan tim pemenangan GSVL.

Dealnya, GSVL membantu mendukung ODSK di pilgub Sulut 9 Desember 2020. Sebaliknya tim pemenangan ODSK akan membantu agenda GSVL.“Pak Vicky sangat kuat dan pintar atur. Meski ini deal sebelum puncak covid 19,” kata sumber yang juga aktivis pemuda GMIM.

Bacaan Lainnya

Bukan hanya ODSK. Diam-diam utusan paslon lain Christiany E Paruntu Sehan S Landjar (CEP SSL) merapat ke GSVL di kediaman di Jalan Sea.Entah apa hasil akhirnya. Yang kedengaran, ODSK dan CEP SSL mati matian mencari dukungan GSVL. Maka jangan heran ODSK CEP SSL berusaha tampil ungu.

Jubir DPD I Golkar Sulut Feriando Lamaluta menegaskan, hal tersebut merupakan isu. Sebab, agama tidak bisa dicampur dengan politik.
“Itu kan isu, yang ada kami bekerja, berkonsolidasi dengan siapa saja. Kalau soal GMIM itu keagamaan, jangan campur dengan politik. Perorangan ia, untuk mengajak gereja tertentu, tidak!” tegasnya.

Terkait GSVL, diakui, ada pembicaraan dengan CEP-SSL.”Kalau soal GSVL, kan mereka semua berteman. ODSK dan CEP-SSL berteman dengan GSVL. Tentu ada pembicaraan antara mereka,” tutup Lamaluta yang juga Tim Pemenangan CEP-SSL.

Sementara itu, Pengurus DPD PDIP Sulut, Lucky Senduk menegaskan bahwa ODSK tak bergantung ke GSVL untuk meraup suara. “Pak Steven saja masuk di pengurus Sinode GMIM. GSVL hanya Ketua P/KB GMIM. Sedangkan di Sekretaris P/KB GMIM ada orang PDIP. Pak OD ketua Kaum Bapa PGI. Bagaimana kita harus tergantung dengan GSVL. Tak ada apa-apanya dia (GSVL),” tegasnya.
Menurutnya, apa yang dibuat ODSK di GMIM jauh dengan GSVL. Dan tanpa GSVL pun, komunitas GMIM sangat tahu peran OD dan SK.

“Di pengurus PDIP banyak terlibat di sinode ataupun pelayan khusus di jemaat GMIM. Sangat banyak. Masa harus bergantung ke GSVL. Jadi sekali lagi komunitas GMIM tahu persis pemberian ODSK dalam pengembangan GMIM,” ucapnya lagi. Lanjut dia, ODSK juga nasionalis. Tak tergantung satu atau dua kelompok dan komunitas. “Tapi memayungi seluruh masyarakat tanpa melihat perbedaan. Kan yang dicari saat ini pemimpin daerah, bukan pemimpin agama atau kelompok tertentu,” pungkasnya.

Sama halnya dikatakan Ketua Tim Pemenangan Olly-Steven Marhanny Pua mengatakan pihaknya tidak memaksakan siapa saja untuk bergabung di Ungu Muda.”Fakta di lapangan para relawanlah yang datang bergabung untuk mendukung Olly-Steven. Termasuk kami unggu yang disitu tergabung mantan-mantan penatua remaja dan pemuda, “terangnya sembari menginformasikan Vicky Lumentut tak tergabung dalam unggu muda.

Lanjutnya, untuk situasi yang terjadi sekarang para relawan sangat banyak yang tergabung dalam semua komunitas. “Kami tak pernah memaksakan, kalau dilain sementara cari simpati tapi kami di sini pendukung datang secara sukarela, “tambahnya.
Jika ada isu yang berkembang kata Pua, itu tidak benar. “Kami sama sekali tidak mau klaim mengklaim.Tapi faktalah yang terlihat bahwa relawan ODSK sangat banyak dari berbagai kalangan, “tambahnya.

Terpisah, Direktur Tumbelaka Institute Taufik Tumbelaka menganalisa, isu ini muncul dikarenakan ;diduga adanya perbedaan faksi di dalam Partai Nasdem. Sehingga posisi GSVL selaku kader Nasdem dan juga Wali Kota Manado menjadi sentral.

“Selain itu juga diketahui jumlah pemilih di Manado sangat besar. Maka otomatis suara pemilih dari Manado akan berpengaruh signifikan kepada perolehan suara dalam Pilgub Sulut,” tuturnya.
Namun, dikatakan, kemungkinan adanya koalisi dengan ODSK akan lebih kecil. Dikarenakan GSVL menghadapi konflik kepentingan terkait Pilwako Manado. Dimana Sang Isteri ikut bertarung dan diketahui Pilwako Manado adalah salah saru prioritas utama dari PDI Perjuangan untuk direbut.

“Berangakat dari sana, maka akan cukup ruwet mencari titik temu untuk terjadi koalisi. Kalaupun terjadi penjajakan koalisi nampaknya akan lebih memungkinkan terjadi kompromi dengan CEP-SSL. Wlaupun dipertarungan Pilwako Manado, Partai Golkar dan PAN mempunyai kepentingan tersendiri terkait kandidat yang diusung,” kata Tumbelaka
Lanjutnya, kalaupun terjadi, maka akan terjadi politik ‘tukar-tambah’ dengan kalkulasi yang tidak sederhana.

“Partai Golkar nampaknya sudah berupaya dengan memainkan bidak koalisi dengan salah satu langkah pembuka yang terlihat di DPRD Manado, terkait pembahasan APBD Perubahan,” tutup Tumbelaka.(tra/ian/An1/fjr)

Pos terkait