MLSC Bedah Prahara Sambo, Tinjau Unsur Keadilan Kasus Pembunuhan Brigadir J

Harimanado.com,MANADO- Akhir drama panjang kasus mantan Kadiv Provam Mabes Polri Ferdy Sambo telah diketahui publik. Sang sutradara sekaligus actor utama Ferdy Sambo telah dieksekusi pengadilan negeri Jakarta berupa hukuman mati kepada Sambo. Dijatuhi hukuman penjara 20 tahun kepada istrinya Putri.

Kasus heboh ini jadi bahan diskusi MLSC (Manado Legal Studies Community). Diskusi tersebut bertajuk “Menanti Keadilan dan Kebijaksanaan Hakim pada kasus pembunuhan Brigadir J”.

Bacaan Lainnya

Diskusi sangat menarik perhatian. Dengan narasumber yang menjadi pemantik dalam diskusi tersebut Deizen Devens Rompas, S.H., M.H. dari unsur akademisi selaku dosen hukum pidana di fakultas hukum Unsrat dan Pascal David Wungkana, S.H. selaku praktisi YLBHI-LBH Manado.

Antusias dari para pemerhati hukum dan masyarakat sangat kuat. Malah ditanyakan kasu pemadaman listrik di kota Manado

Deizen Devens Rompas, S.H., M.H. dari unsur akademisi selaku dosen hukum pidana di Fakultas Hukum Unsrat dan Pascal David Wungkana, S.H. selaku praktisi YLBHI-LBH Manado.

Menurut Deizen putusan mati Sambo sah-sah saja, tidak ada hal yang menjadi terobosan oleh hakim karena meskipun hakim memutus lebih dari tuntutan jaksa penuntut umum tetapi masih dalam batas koridor pasal yang didakwakan kepada masing-masing terdakwa yatiu pasal 340 kuhp straf maxima-nya pidana mati, ucap Mner Deizen.

Kemudian diakhir diskusi masing-masing narasumber memberikan pandangan mengenai soal putusan setelah mengetahui kedua terdakwa telah dijatuhi vonis ultra petita dan mencoba untuk menggambarkan putusan untuk ketiga terdakwa lainnya. Namun terdapat perbedaan pendapat antara kedua narasumber dalam menilai pidana yang akan dijatuhi kepada terdakwa Richard Eliezer.

Disamping berdiskusi mengenai kasus tersebut, Mner Deizen juga menambahkan bahwa kegiatan seperti ini adalah contoh dalam memajukan kualitas akademik/belajar di fakultas, sehingga beliau mencoba menyoroti semangat belajar dari mahasiswa sekarang sudah berkurang.(hm)

Pos terkait