Siap Divaksin Pertama, Iskandar: Demi Rakyat Bolsel

Bupati Haji Iskandar Kamaru juga menjadi orang pertama yang menjalani Rapied Test di Bolsel, di awal Pandemi tahun lalu

BOLSEL – Seperti halnya Presiden Joko Widodo yang rela menjadi orang pertama disuntik vaksin Covid-19 di negeri ini, Bupati Haji Iskandar Kamaru juga bersedia mendapat giliran paling awal divaksin covid-19 di Kabupaten Bolsel.

Hal ini disampaikan langsung Iskandar di hadapan awak media, Selasa (19/1).

Bacaan Lainnya

Menurutnya, jika hasil pemeriksaan kesehatan ia memenuhi syarat, maka sebaiknya vaksin itu disuntikkan pertama ke tubuhnya.

“Saya siap menjadi orang pertama disuntik vaksin (di Bolsel). Ini semua demi rakyat Bolsel, demi meyakinkan masyarakat atas upaya pemerintah yang ingin melindungi seluruh warganya dari Covid-19,” tutur Iskandar yang ditemui sejumlah awak media di ruang kerjanya.

Hanya saja, lanjut orang nomor satu ini, terkait waktu pelaksanaan vaksinasi di Bolsel, sampai sekarang Pemkab masih menunggu jadwal dari provinsi.

“untuk jadwalnya kami belum tahu pasti. Masih menunggu jadwal dari provinsi. Untuk Sulut, sekarang yang sedang melakukan vaksinasi baru Kota Manado dan Tomohon,” ucap Bupati.

Lanjutnya, untuk Bolsel kemungkinan dapat giliran terakhir. Sebab, program vaksinasi ini diprioritaskan daerah-daerah yang berstatus Zona Merah.

“Jadi, setelah dilakukan vaksinasi di Kota Manado dan Tomohon, kemungkinan Bolsel belum. Tapi kita tunggu saja jadwalnya. Yang jelas kita di sini sudah siap,” kata Bupati.

Sekadar informasi, di awal masuknya alat Rapied Test di Bolsel (awal Covid-19) tahun lalu, Bupati Haji Iskandar Kamaru juga menjadi orang pertama yang ‘mereyen’ alat rapied test tersebut. Jadi, keputusan yang diambilnya itu, bukan yang pertama kalinya.

Di sisi lain, sebelumnya Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sadly Mokodongan mengatakan, pihaknya sudah mengusulkan ke pemerintah provinsi untuk pengadaan vaksin di Bolsel. Bahkan, belum lama ini Puskesmas (PKM) Molibagu sebagai salah satu lokasi utama vaksinasi di Kabupaten Bolsel nanti, sudah melakukan simulasi vaksinasi Covid-19.

“Berdasar inputan, diusulkan pada tahap 1 khusus Nakes (Tenaga Kesehatan) dan pejabat ada kurang lebih 800-an,” aku Sadly baru baru ini. (qs)

Pos terkait