Harimanado.com,Manado- Dua hari lebih Kota Manado dihantam badai hebat. Angin kencang disertai hujan lebat merusak fasilitas publik yang tersebar di puluhan kelurahan di sejumlah kecamatan di Kota Manado.
Pasca bencana banjir dan tanah longsor, Wali Kota Manado Andrei Angouw mengajak Kapolresta Manado Kombes Pol Julianto P. Sirait meninjau sejumlah lokasi banjir. Keduanya ingin melihat langsung proses evakuasi warga di tempat aman serta kebutuhan bahan pokok.
Mereka juga ingin melihat upaya petugas TNI dan polri bersihkan puing sampah Sabtu (22/3/2025).
Kombes Pol Julianto Sirait mengatakan, pihaknya bekerja sama dengan pemerintah kota dan instansi terkait untuk mengawasi proses evakuasi. Selain itu memastikan distribusi bantuan sampai kepada masyarakat yang terdampak banjir.
“Kami memastikan bahwa setiap warga yang membutuhkan bantuan bisa segera mendapatkan pertolongan,” ujar Kapolres. Wali Kota Andrei Angouw menyatakan hal yang sama.
Menurut Wali Kota Andrei pemerintah kota berkomitmen untuk memberikan bantuan terbaik kepada warga. Yakni warga Manado yang terimbas bencana alam banjir dan longsor.
“Kami akan terus berkoordinasi dengan pihak keamanan dan relawan untuk memastikan segala kebutuhan warga bisa tercukupi. Kami berharap mereka bisa pinddah ke tempat yang aman,” ujar Wali Kota.
Wali Kota Manado, Andrei Angouw ditemani Ketua TP-PKK Kota Manado, Irene Angouw-Pinontoan, meninjau sejumlah wilayah terdampak banjir dan tanah longsor, di antaranya Kelurahan Ternate Tanjung, Kelurahan Komo Luar, Kelurahan Banjer dan Kelurahan Dendengan Dalam.
Wali Kota meninjau langsung kondisi lokasi bencana, termasuk dapur umum dan tempat pengungsian warga, guna memastikan kebutuhan dasar mereka terpenuhi.
Turut hadir di beberapa lokasi sejumlah Kepala SKPD, Camat, Lurah, serta Ketua Lingkungan.(rri/ham)















