Nasdem Masih Positive Thinking
Harimanado.com- Polemik SK pelantikan bupati Talaud periode 2019-2024 nyerempet ke partai penguasa.
PDIP Sulut selaku partai penguasa menepis sindiran terkait penundaan SK pelantikan bupati terpilih Elly Lasut (E2L)- Mochtar Parapaga (Mantap)
Sekertaris PDIP Sulut Frangki Wongkar menjelaskan PDIP sama sekali tak tahu dengan persoalan Elly Lasut. Bahkan dikaitkan dengan isu pilgub.
“Kami sama sekali tidak mau terlibat. Apalagi dikaitkan dengan pilgub, “jelas Wongkar.

Lanjutnya, PDIP belum membicarakan pilgub dengan partai apapun. Karena kami tak ingin melakukan koalisi.
“Dan sekali lagi PDIP tak pernah memanfaatkan situasi. Apalagi sampai membicarakan pilgub,”terangnya.
Wongkar menambahkan soal SK Elly itu adalah hak kemendagri. “Perlu dicatat PDIP tak pernah sampai masuk ke ranah tersebut. Karena kami tahu masalah pemerintahan tak boleh dikaitkan dengan politik, “tambahnya.
Di tempat lain, Ketua Bapillu Nasdem Sulut Mochtar Parapaga membantah rumitnya pelantikan mereka terjadi akibat ketegangan antara Nasdem dengan PDIPP di tingkat nasional ataupun karena menjelang Pilgub Sulut di 2020 nanti.
“Tidak ada hubungan dengan partai. Karena ini posisi tata negara,” tutupnya.
Parapaga yang juga Wakil Bupati Talaud terpilih itu menyebutkan, pihaknya masih setia menanti ending ‘drama’ Pilkada Talaud. Pasalnya, saat dikonfirmasi lagi terkait langkah-langkah yang akan diambil dalam menyikapi polemik pelantikan, Parapaga tetap mengatakan masih menunggu arahan Gubernur Sulut Olly Dondokambey.
- “Kita (E2L-Mantap) menunggu waktu dan arahan Pak Gubernur. Apalagi beliau sedang berduka kita memaklumi itu. Percayakan pada pemerintah dalam hal ini Mendagri,” singkatnya.(**)














