Cetak Prestasi Tagih Retribusi Sampah, Camat Deisy Minta Renovasi Kantor Camat Wenang dan Dua Kelurahan 

MANADO – Aspirasi Pemerintah Kecamatan Wenang tidak muluk muluk. Di musyawarah rencana pembangunan (musrembang) Kecamatan Wenang, yang  prioritaskan renovasi kantor camat dan kelurahan baru.

Kata Camat Wenang Deisy Kalalo kepada harimanado.com di Musrembang di Marina Plaza, Kamis (03/02) aspirasi kantor kelurahan yang diusulkan untuk dibangun bersama dengan kantor camat yakni kantor kelurahan Calaca dan Teling Bawah.

Bacaan Lainnya

“Kedua kantor kelurahan tersebut sudah beberapa kali diusulkan dalam Musrenbang namun belum terealisasi,” ujar Deisy Kalalo.

Renovasi kantor kecamatan dan kedua kantor kelurahan semata-mata untuk peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

“Kantor kecamatan tinggal memiliki aula sehingga agak kesulitan jika menggelar acara,” kata Deisy Kalalo.

“Kedua kantor kelurahan tersebut sudah tidak reprensentatif untuk melakukan pelayanan kepada warga,” tukas Camat Kalalo

Dalam Musrenbang kali ini turut diusulkan pembangunan infrastrutur lainnya di 12 Kelurahan yang ada di Kecamatan Wenang.

Untuk merealisasikan program ini kedalam APBD Kota Manado tahun 2023 telah ditetapkan tim delegasi Kecamatan Wenang yang akan ikut dalam Musrenbang Kota Manado.

“Kita semua berharap program prioritas Kecamatan Singkil bisa terakomodir dalam APBD Kota Manado tahun 2023,” pungkas Deisy Kalalo.

Deisy menambahkan permintaan renovasi kantor sebanding dengan kinerja Kecamatan Wenang dalam program menyerap pendapatan asli daerah (PAD) dari retribusi sampah.
Tahun 2021, Wenang mampu mencetak pendapatan retribusi sampah sebesar 101 persen atau setara Rp732 juta.  Melampaui target  pendapatan yang sama 2022 Rp720 juta.

Deisy Kalalo mengatakan, capaian realisasis tahun 2021 pula lebih tinggi bila dibandingkan dengan capaian realisasi tahun 2020.

“Tahun 2020 capaian realisasi Kecamatan Wenang sebesar 94 persen,” kata Deisy Kalalo.

Atas capaian realisasi ini, Camat Deisy Kalalo memberikan apresiasi kepada para Ketua Lingkungan, petugas pengangkut sampah dan petugas penagih retribusi yang bekerja keras dalam merealisasikan target retribusi sampah ini.

“Untuk tahun ini target ditetapkan senilai Rp.750 juta. Kami optimis akan tetap mencapai target,” pungkasnya. (cw1)

Pos terkait