RUPSLB BSG Tetapkan RML Komut, MK,DJA, SSM dan JK Komisaris Sampai 2026, Direksi Diganti Tahun Depan

Harimanado.com,MANADO- Teka teki hasil keputusan di Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) PT Bank Sulutgo (BSG) tahun 2025 telah terjawab pada Rabu sore (9/4/2025)

Hasil keputusan RUPS LB perombakan pengurus di dewan komisaris.

Bacaan Lainnya

RUPSLB dihadiri para pemegang saham dari kepala daerah se Sulut dan Gorontalo, Mega Corpora dan Koperasi karyawan.

RUPS LB dipimpin pemegang saham pengendali Gubernur Sulut Mayjen Yulius Selvanus di kantor pusat PT BSG di lantai 9, Jalan Piere Tendean.

Ada dinamika saat rapat membahas calon komisaris dan direksi. Tapi atas masukan salah satu dari OJK bahwa direksi ditunda sampai 2026. Sebab periode direksi sampai 2026.

”Sesuai keputusan rapat khusus dewan direksi ditunda tahun 2026,”kata sumber dari arena.

Pemegang saham dari Gorontalo raya mengajukan sejumlah nama calon komisaris  di antaranya Marten Taha, Ferdyanto Konio dan Rania Riris Ismail.

Hanya saja permintaan mereka belum diaminkan pemegang saham pengendali Pemprov Sulut (36 an persen).

”Para kepala daerah pemegang saham dari Gorontalo kurang puas, karena tidak ada keterwakilan Gorontalo di komisaris,”tandas pengusaha Gorontalo Arifin Jakani.

Meski kurang puas RUPS LB terus bergulir. Setelah tawar menawar disepakati, RUPS LB mengusulkan lima calon komisaris PT BSG untuk Difit and proper test oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Merela adalah Ramoy M Luntungan calon komisaris utama. Max Kembuan, Hi Djafar Alkatiri, Sam Sachrul Mamonto, Jaclin Koloay.

“RUPSLB dipimpin pak gubernur dan sepakat usulkan lima nama calon komisaris,”kata Iskandar Kamaru bupati Bolmong Selatan..

Gubernur Sulut YS menjelaskan hasil RUPS LB. Di antaranya melanjutkan dewan direksi hingga RUPS LB 2026. Termasuk usia dewan komisaris yang baru terpilih hanya sampai 2026. Juga ada setoran tambahan modal dari Gorontalo. Penetapan laba tahun buku 2025 dsn penunjukan auditor eksternal. (ham)

Pos terkait