Minut 2020, JG-PATEN Digadang Duet Paling Ideal

AKRAB : Joune Ganda dan Patrice Tamengkel saat berfoto bersama disela-sela menghadiri undangan PDIP sebagai balon bupati dan wakil bupati, kemarin.

MINUT–Teka-teki siapa yang akan diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Minahasa Utara (Minut) 23 September 2020 mendatang akhirnya terjawab.

Bacaan Lainnya

Partai besutan Megawati Soekarnoputri itu memilih 7 nama yang diundang untuk mengambil formulir bakal calon bupati dan wakil bupati. Ke tujuh figur terbaik itu, dipastikan Joune Ganda telah mengkunci tiket papan 1, sementara 6 tokoh lainnya akan memperebutkan kursi papan 2 alias calon wakil bupati Minahasa Utara.

Dari deretan 6 nama nominasi wakil bupati figur Patrice Tamengkel yang merupakan mantan birokrat handal milik Minahasa Utara itu dinilai paling ideal dan pantas berpasangan dengan Joune Ganda memimpin Minut 5 tahun ke depan.

Apalagi sosok yang telah memiliki jargon PATEN ini diketahui sudah pernah turun bertarung sebagai kontestasi di pesta demokrasi tanah Tonsea itu pada Pilkada 2015 lalu. Tamengkel kala itu berpasangan dengan Yulisa Baramuli dan mendulang suara yang signifikan.

 

PATEN disebut memiliki massa militan yang tersebar di wilayah Kecamatan Talawaan, Dimembe dan Kauditan. Sehingga dinilai sangat ideal disandingkan dengan Joune Ganda. “Pak Patrice sangat cocok mendampingi Joune Ganda di Pilkada nanti. Beliau memiliki pengalaman dalam dunia birokrasi. Dirinya pernah menjabat posisi strategis sewaktu menjadi PNS dilingkup Pemkab Minut. Jabatan Kepala Dinas PU pernah didudukinya selama bertahun-tahun dan tidak pernah tersandung masalah hukum,”kata salah satu pendukung PATEN kemarin.

 

Sementara itu, Patrice Tamengkel saat diwawancarai disela-sela pengambilan formulir pendaftaran di kantor DPD PDI Sulut di Maumbi, siang kemarin menyebutkan dirinya adalah petugas Partai, oleh karena itu apa yang diputuskan Partai ke depan harus dijalankan.

“Tentunya apa yang terjadi hari ini merupakan hasil pengkajian Partai yang matang. Partai telah memilih figur-figur terbaik internal maupun eksternal. Sebagai kader PDIP saya siap lahir batin jika dipercayakan. Sebaliknya jika tidak, sekali lagi sebagai petugas Partai harus legowo dan wajib hukumnya bersama-sama memperjuangkan dan memenangkan paslon yang diputuskan Partai,”tandas Wakil Ketua Bidang Pemilu DPC PDIP Minut itu.(fjr)

Pos terkait