BOLSEL- Tradisi sambut bulan suci Ramadhan masih dirawat warga Desa Tolondadu I, Kecamatan Bolaang Uki.
Di Ramadhan 1443 Hijriah yang dimulai Sabtu atau Minggu, warga desa baik dewasa remaja dan anak anak keliling desa membawa obor.
Mereka berjalan kaki seperti pawai sambil dendangkan irama religious. Obor yang mereka bawa terbuat dari batang bambu yang diisi sabuk kelapa dan dibakar menggunakan minyak tanah.
Apry warga Desa Tolondadu I mengatakan, pawai obor ini baru pertama kali di lihat di Bolsel khususnya Desa Tolondadu I karena dia warga pindahan dari Desa Tolotio Kab Bone Bolango, Gorontalo.
“Semoga dengan pawai obor ini dapat memotivasi masyarakat untuk khusyuk dalam beribadah di bulan suci Ramadhan,” kata Apri kepada wartawan, Sabtu (02/04/2022).
Tokoh agama Desa Tolondadu I Iwan Hasan menjelaskan, pawai obor ini merupakan luapan kegembiraan masyarakat.
“Ini untuk memotivasi mereka, bahwa Ramadhan tahun ini harus optimal ibadahnya. Setidaknya dengan luapan kegembiraan pada pawai obor, mereka sejenak melupakan beban hidup,” Ucap Iwan
Iwan mengungkapkan, pawai obor merupakan awal dari serangkaian kegiatan selama Bulan Ramadhan untuk memotivasi masyarakat dalam beribadah. Setelah ini ada lomba keagamaan yang insya Allah akan diselenggarakan oleh Tokoh Pemuda/Karang Taruna.
“Nanti di awal Ramadhan ketua pemuda Desa Tolondadu I akan membuat rapat bersama yang akan membahas kegiatan pada bulan Ramadhan,”tutur Iwan.
Selain itu tokoh pemuda Alpian Djafar yang menahkodai Karang Taruna Desa Tolondadu I, menyampaikan karang taruna telah membuat perencanaan kegiatan ramadhan.
“Ramadhan Tahun ini pihaknya telah Mencanangkan kegiatan/Lomba keagamaan yang akan di selenggarakan di Desa Tolondadu I pada minggu pertama dibulan Ramadhan 1443 H”, Tutupnya.(ipul)














